Jumat, 30 Desember 2011

tidak dianggap

Sedih, tapi hanya bisa bergumam di dalam hati, trnyata masih tidak berani memperkenalkan diriku di kluarganya.. Apa karena q ini sesuatu yg tidak mungkin karena jarak dan perbedaan suku... Bangsat kalo cm karena itu... Okelah kita liat saja disaat perasaan jengkel ni sudah di ujung batas... Q hanya disebut sebagai kawan di kluarganya.. Q malu di depan mama karena trnyata org yg di banggakannya ini tidak sesuai dengan kenyataannya...tapi itulah kenyataannya hanya kawan.. Freak, bullshit, huuuuuffffftttt...

Jumat, 02 Desember 2011

ketidaksabaranku

harini , hari yang cukup mengurkas emosi .... aku tidak bisa bersabar layaknya istri nabi ayub as yang selalu berusaha sabar dalam menghadapi cobaan...aku memang terkadang melakukan kesalahan , entah itu ketelodoranku atau mungkin memang itu dari dasarnya udah salah..harini ada seorang wanita paruh baya yang mendatangi diriku diruanganku dia kasi pelaporan dan pembukuan di instansiku tempat aku bekerja.. dia datang menghampiriku dan berbicara mengenai print out tikecting yang aku minta melalui staf beliau, aku sudah tau bagaimana karakter orang itu namun apakah tidak ada cara halus untuk mengutarakannya kepadaku.. tapi akhirnya setelah aku telusuri lagi ternyata stafnya sendirilah yang salah yang sudah lupa menyerahkan berkas itu kepadaku.. lalu dengan bangganya saya mendatangi dia kalau berkas itu memang stafnya yang belum menyerahkan dan dia hanya berkata "iya, iya, dan iya"...pastinya disaat dia telah mengetahui keadaan tersebut hanya rasa malu seharusnya yang menghampirinya....


berusaha sabar dan menunjukkan hal yang benar,serta berani untuk membela diri saya sendiri...
itulah pembelajaran saya harini ...
hikmahnya adalah jangan pernah mengejudge orang hanya dengan pandangan sebelah mata..